Langsung ke konten

Quick Reply / Template Message

Quick Reply / Template Message digunakan untuk menyimpan balasan yang sering dipakai saat membalas chat pelanggan.

Dengan template message, agent tidak perlu mengetik ulang jawaban yang sama berkali-kali.

Fitur ini membantu percakapan menjadi lebih cepat, rapi, dan konsisten.

Template message membantu agent menjawab pelanggan dengan lebih efisien.

Fungsi utamanya:

  • Mempercepat proses membalas chat.
  • Menjaga jawaban agent tetap konsisten.
  • Mengurangi kesalahan penulisan.
  • Membantu agent baru mengikuti standar balasan.
  • Memudahkan tim menjawab pertanyaan yang sering muncul.

Template message cocok digunakan untuk sapaan, informasi layanan, follow up, penutup chat, dan respon awal komplain.

Buka dashboard TENTA melalui:

app.tenta.id/login

Masukkan email dan password akun TENTA Anda.

2. Buka Menu Quick Reply / Template Message

Section titled “2. Buka Menu Quick Reply / Template Message”

Setelah masuk ke dashboard, buka menu Quick Reply, Template Message, atau menu sejenis.

Menu ini digunakan untuk membuat dan mengelola template balasan.

Klik tombol Tambah Template, Create Template, atau tombol sejenis yang tersedia.

Setelah itu, isi nama dan isi template.

Gunakan nama template yang mudah dipahami oleh agent.

Contoh nama template:

  • Sapaan Awal
  • Follow Up Customer
  • Informasi Jam Operasional
  • Penutup Chat
  • Respon Komplain Awal

Nama template yang jelas akan memudahkan agent memilih balasan yang sesuai.

Tulis isi pesan yang ingin disimpan sebagai template.

Gunakan bahasa yang singkat, sopan, dan mudah dipahami pelanggan.

Contoh:

Halo Kak, selamat datang di [Nama Bisnis]. Ada yang bisa kami bantu?

Setelah nama dan isi template sudah sesuai, klik tombol Simpan.

Template yang sudah disimpan dapat digunakan oleh agent saat membalas chat pelanggan.

Masuk ke menu Inbox, lalu pilih chat pelanggan yang ingin dibalas.

Cari template yang sesuai dengan kebutuhan percakapan.

Contoh:

  • Gunakan template sapaan untuk chat baru.
  • Gunakan template follow up untuk pelanggan yang belum merespon.
  • Gunakan template penutup jika percakapan sudah selesai.
  • Gunakan template komplain untuk respon awal keluhan pelanggan.

Sebelum dikirim, sesuaikan isi template jika diperlukan.

Pastikan nama pelanggan, produk, layanan, tanggal, harga, atau informasi lain sudah sesuai dengan konteks chat.

Setelah isi template sudah tepat, kirim pesan kepada pelanggan.

Pastikan pesan terkirim dan muncul di riwayat percakapan.

Halo Kak, selamat datang di [Nama Bisnis]. Ada yang bisa kami bantu?

Halo Kak, kami ingin follow up kembali terkait informasi sebelumnya. Apakah masih ada yang ingin ditanyakan?

Terima kasih sudah menghubungi kami. Jika ada pertanyaan lain, silakan hubungi kami kembali.

Mohon maaf atas kendala yang terjadi. Kami akan bantu cek terlebih dahulu agar dapat memberikan solusi yang sesuai.

Agar template message tetap rapi, gunakan standar berikut:

  • Gunakan bahasa yang sopan dan sesuai karakter bisnis.
  • Buat template singkat dan langsung ke inti.
  • Sesuaikan template sebelum dikirim jika ada informasi khusus.
  • Jangan mengirim template yang tidak sesuai konteks percakapan.
  • Perbarui template jika ada perubahan layanan, promo, atau kebijakan.
  • Hindari membuat terlalu banyak template dengan isi yang mirip.

Pelanggan baru mengirim pesan melalui WhatsApp.

Agent membuka inbox, memilih template Sapaan Awal, lalu menyesuaikan isi pesan jika diperlukan.

Setelah pelanggan bertanya tentang layanan, agent dapat menggunakan template lain yang sesuai atau menulis balasan manual.

  • Template membantu mempercepat balasan, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan konteks.
  • Jangan gunakan template secara kaku.
  • Pastikan isi template tidak mengandung informasi lama atau salah.
  • Gunakan nama template yang mudah dipahami agent.
  • Evaluasi template secara berkala agar tetap relevan.

Gunakan nama template yang lebih jelas dan buat standar penggunaan template.

Perbarui template jika ada perubahan harga, promo, layanan, atau kebijakan.

Ringkas isi template agar pelanggan mudah memahami pesan.

Gunakan bahasa yang lebih natural dan sesuaikan sebelum dikirim.

Setelah memahami Quick Reply / Template Message, lanjutkan ke halaman berikutnya: