Customer Label
Ringkasan
Section titled “Ringkasan”Customer Label digunakan untuk memberi tanda atau kategori pada data customer.
Dengan label customer, tim dapat mengelompokkan customer berdasarkan kondisi, kebutuhan, atau riwayat interaksi mereka dengan bisnis.
Label customer membantu proses follow up, segmentasi, dan broadcast agar lebih tepat sasaran.
Kapan Digunakan
Section titled “Kapan Digunakan”Customer Label digunakan ketika tim ingin menandai customer agar lebih mudah dikelola.
Gunakan customer label untuk:
- Menandai customer yang perlu follow up.
- Mengelompokkan customer berdasarkan minat.
- Menandai customer aktif atau customer lama.
- Menandai customer yang pernah komplain.
- Membantu memilih penerima broadcast.
- Membantu agent memahami kondisi customer sebelum menghubungi kembali.
Penggunaan Label pada Customer
Section titled “Penggunaan Label pada Customer”Label pada customer dipasang di data customer, bukan hanya pada satu percakapan.
Contoh label customer:
- Prospek
- Customer Aktif
- Customer Lama
- Follow Up
- Komplain
- Closing
- Prioritas
Label ini membantu tim melihat kategori customer dengan cepat tanpa harus membaca semua riwayat percakapan.
Perbedaan Label Customer dan Label Chat
Section titled “Perbedaan Label Customer dan Label Chat”Label customer dan label chat memiliki fungsi yang berbeda.
Label Customer digunakan untuk menandai data customer secara umum.
Contoh:
- Customer termasuk prospek.
- Customer perlu follow up.
- Customer pernah komplain.
- Customer masuk kategori customer aktif.
Label Chat digunakan untuk menandai percakapan tertentu di inbox.
Contoh:
- Chat berisi komplain.
- Chat perlu dibalas admin.
- Chat masih pending.
- Chat terkait promo tertentu.
Secara sederhana, label customer melekat pada data pelanggan, sedangkan label chat melekat pada percakapan.
Manfaat untuk Broadcast
Section titled “Manfaat untuk Broadcast”Customer Label membantu bisnis memilih penerima broadcast dengan lebih tepat.
Contoh penggunaan:
- Kirim promo khusus ke customer aktif.
- Kirim follow up ke customer dengan label Prospek.
- Kirim informasi layanan baru ke customer lama.
- Hindari mengirim pesan promo ke customer yang sedang komplain.
Dengan label yang rapi, broadcast menjadi lebih relevan dan tidak asal dikirim ke semua customer.
Manfaat untuk Follow Up
Section titled “Manfaat untuk Follow Up”Customer Label membantu agent mengetahui customer mana yang perlu dihubungi kembali.
Contoh:
- Customer dengan label Follow Up perlu dicek ulang.
- Customer dengan label Closing perlu ditangani lebih cepat.
- Customer dengan label Komplain perlu dipantau agar masalahnya selesai.
- Customer dengan label Prioritas perlu mendapat perhatian lebih.
Label membuat proses follow up lebih terarah dan tidak mudah terlewat.
Cara Menggunakan Customer Label
Section titled “Cara Menggunakan Customer Label”1. Buka Data Customer
Section titled “1. Buka Data Customer”Masuk ke dashboard TENTA, lalu buka menu Contacts atau CRM.
Pilih customer yang ingin diberi label.
2. Pilih Label yang Sesuai
Section titled “2. Pilih Label yang Sesuai”Cari bagian label pada detail customer.
Pilih label yang sesuai dengan kondisi customer.
3. Simpan Perubahan
Section titled “3. Simpan Perubahan”Setelah label dipilih, simpan perubahan.
Pastikan label sudah tampil pada data customer.
4. Gunakan Label untuk Follow Up atau Broadcast
Section titled “4. Gunakan Label untuk Follow Up atau Broadcast”Gunakan label tersebut saat mencari customer, melakukan follow up, atau membuat daftar penerima broadcast.
Contoh Penggunaan
Section titled “Contoh Penggunaan”Customer pernah bertanya tentang layanan, tetapi belum melakukan transaksi.
Agent memberi label Prospek dan Follow Up pada customer tersebut.
Saat tim ingin mengirim broadcast follow up, customer dengan label tersebut dapat dipilih sebagai penerima yang relevan.
Catatan Penting
Section titled “Catatan Penting”- Gunakan label customer secara konsisten.
- Jangan membuat terlalu banyak label dengan arti yang mirip.
- Bedakan penggunaan label customer dan label chat.
- Perbarui label jika kondisi customer berubah.
- Pastikan semua agent memahami arti setiap label.
Kendala yang Sering Terjadi
Section titled “Kendala yang Sering Terjadi”Label Customer dan Label Chat Tertukar
Section titled “Label Customer dan Label Chat Tertukar”Gunakan label customer untuk data pelanggan, dan label chat untuk percakapan tertentu.
Terlalu Banyak Label
Section titled “Terlalu Banyak Label”Gabungkan label yang memiliki arti sama atau terlalu mirip.
Label Tidak Diperbarui
Section titled “Label Tidak Diperbarui”Ubah label jika customer sudah closing, sudah selesai di-follow up, atau kondisinya berubah.
Broadcast Tidak Tepat Sasaran
Section titled “Broadcast Tidak Tepat Sasaran”Periksa kembali label customer sebelum membuat daftar penerima broadcast.
Langkah Selanjutnya
Section titled “Langkah Selanjutnya”Setelah memahami Customer Label, lanjutkan ke halaman berikutnya: